Pembiayaan Bersama

Kegiatan pembiayaan bersama memungkinkan mitra pendanaan ADB, pemerintah atau badan-badan pemerintah, lembaga pembiayaan multilateral, dan organisasi komersial turut serta dalam pembiayaan proyek ADB. Dana tambahan tersebut diberikan dalam bentuk pinjaman resmi dan hibah, pembiayaan konsesi lainnya, serta pembiayaan komersial seperti pinjaman B (B loan), pengaturan transfer risiko, pinjaman dan modal paralel, pembiayaan jaminan bersama, dan pembiayaan bersama untuk transaksi di bawah Program Pembiayaan Perdagangan (Trade Finance Program) ADB.

Sampai dengan akhir 2014, jumlah pembiayaan bersama resmi dengan nilai tambah langsung untuk Indonesia adalah sebesar $3,52 miliar untuk 43 proyek investasi, dan $184,9 juta untuk 94 proyek bantuan teknis. Sementara itu, jumlah pembiayaan bersama komersil dengan nilai tambah langsung untuk Indonesia adalah sebesar $2,04 milyar untuk 8 proyek investasi.

Pada 2014, Indonesia menerima pinjaman melalui pembiayaan bersama sebesar $209,0 juta dari Pemerintah Jerman, ASEAN Infrastructure Fund, dan Clean Technology Fund, serta $48,8 juta hibah melalui pembiayaan bersama dari Pemerintah Australia.

Indonesia: Proyek yang Dibiayai Bersama, 1 Januari 2010 - 31 Desember 2014

Pembiayaan Bersama Jumlah Proyek Nilai
($ juta)
Proyeka 15 2,761.71
 Hibah 6 68.53
 Pinjaman Resmi 9 1,179.50
 Pembiayaan Bersama Komersial 3 1,513.68
Hibah Bantuan Teknis 37 134.93

a Proyek yang memiliki lebih dari satu sumber pembiayaan bersama hanya dihitung satu kali.

Proyek Investasi untuk Indonesia yang Dibiayai Bersama, 1 Januari 2010 - 31 Desember 2014

Proyek Dana  dari ADBa
($ juta)
Pembiayaan Bersama
($ juta)
Jenis Pembiayaan Bersamab
Citarum Watershed Management and Biodiversity Conservation 50.00 3.75 G
Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative 45.52 8.00 G
Inclusive Growth through Improved Connectivity Program, Subprogram 2 400.00 600.00 O
Java-Bali 500-Kilovolt Power Transmission Crossing 224.00 25.00 O
Java-Bali Electricity Distribution Performance Improvement 50.00 51.00 O
Metropolitan Sanitation Management Investment 80.00 88.83 G/O
Polytechnic Education Development 75.00 4.95 G
Rantau Dedap Geothermal Development (Phase 1) - 50.00 O
Regional Roads Development 180.00 65.00 O
Sarulla Geothermal Power Development 250.00 100.00 O
Stepping Up Investments for Growth Acceleration Program - Subprogram 1 400.00 200.00 O
West Kalimantan Power Grid Strengthening 49.50 51.50 G/O
Indonesia Eximbank 100.00 100.00 C
Trade Finance Programc 439.40 593.58 C
Sarulla Geothermal Power Development Project 250.00 820.10 C

-= tidak ada.
a Pinjaman, hibah, atau kombinasi keduanya.
b C = pembiayaan bersama komersial, G = pembiayaan bersama hibah, O = pembiayaan bersama resmi.
c Batas $1 miliar bagi Program Pembiayaan Perdagangan Regional (Trade Finance Program/TFP) dari ADB yang disetujui oleh Dewan Direktur pada 2009 merupakan batas maksimum paparan TFP yang dapat diberikan pada satu waktu tertentu. Batas ini belum pernah terlampaui. Meskipun paparan TFP lebih besar dari $1 milyar pada 2010-2014, batas tersebut tidak terlampaui karena masa jatuh tempo pada transaksi TFP cenderung pendek - rata-rata kurang dari 180 hari - dan paparan TFP dapat berputar (digunakan kembali) dalam jangka waktu satu tahun. Selain itu, TFP mendistribusikan paparan resiko kepada beragam mitra, sehingga memberikan manfaat bagi sumberdaya keuangannya.