Pembiayaan Bersama

Kegiatan pembiayaan bersama memungkinkan mitra pendanaan ADB, yaitu pemerintah atau badan-badan pemerintah, lembaga pembiayaan multilateral, dan organisasi komersial turut serta dalam pembiayaan proyek ADB. Dana tambahan tersebut diberikan dalam bentuk pinjaman resmi dan hibah, serta pembiayaan komersial seperti pinjaman B (B loan), pengaturan transfer risiko, pinjaman paralel, dan pembiayaan bersama untuk transaksi di bawah Program Pembiayaan Perdagangan (Trade Finance Program) ADB.

Sampai dengan akhir 2012, jumlah pembiayaan bersama resmi dengan nilai tambah langsung untuk Indonesia adalah sebesar $3,17 miliar untuk 40 proyek investasi, dan $182,1 juta untuk 98 proyek bantuan teknis. Sementara itu, jumlah pembiayaan bersama komersil dengan nilai tambah langsung untuk Indonesia adalah sebesar $1,17 milyar untuk 7 proyek investasi.

Pada tahun 2013, Indonesia menerima pembiayaan bersama sebesar $774,5 juta dari ASEAN Infrastructure Fund, the Canadian Climate Fund for the Private Sector in Asia di bawah Clean Energy Financing Partnership Facility, Clean Technology Fund, pemerintah Perancis dan Jepang, dan Bank Dunia; serta pembiayaan bersama berupa hibah $15 juta dari the Clean Energy Fund di bawah Clean Energy Financing Partnership Facility dan the Global Environment Facility.

Proyek yang Dibiayai Bersama, 1 Januari 2009 - 31 Desember 2013

Pembiayaan Bersama Jumlah Proyek Nilai ($ juta)
Proyeka 12 1.763,82
 Hibah 6 21,70
 Pinjaman resmi 6 889,50
 Pembiayaan bersama komersil 2 852,62
Hibah Bantuan Teknis 39 132,59

aProyek yang memiliki lebih dari satu sumber pembiayaan bersama hanya dihitung satu kali.

Proyek Investasi untuk Indonesia yang Dibiayai Bersama, 1 Januari 2009 - 31 Desember 2013

Proyek Dana dari ADBa
($ juta)
Nilai Pembiayaan
Bersama

($ juta)
Jenis Pembiayaan
Bersama
b
Citarum Watershed Management and Biodiversity Conservation 50,00 3,75 G
Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative 45,52 8,00 G
Inclusive Growth through Improved Connectivity Program, Subprogram 2 400,00 600,00 O
Java-Bali 500-Kilovolt Power Transmission Crossing 224,00 25,00 O
Java-Bali Electricity Distribution Performance Improvement 50,00 51,00 O/G
Polytechnic Education Development 75,00 4,95 G
Regional Roads Development 180,00 65,00 O
Rice Fortification for the Poor - 2,00 G
Sarulla Geothermal Power Development 250,00 100,00 O
West Kalimantan Power Grid Strengthening 49,50 51,50 O/G
Indonesia Eximbank 100,00 100,00 C
Trade Finance Programc 505,84 752,62 C

-= tidak ada.
a Pinjaman, hibah, atau kombinasi keduanya.
b C = pembiayaan bersama komersial; G = pembiayaan bersama hibah, O = pembiayaan bersama resmi.
Batas $1 miliar bagi Program Pembiayaan Perdagangan Regional (TFP) dari ADB yang disetujui oleh Dewan Direktur pada 2009 merupakan batas maksimum paparan TFP yang dapat diberikan pada satu waktu tertentu. Batas ini belum pernah terlampaui. Karena masa jatuh tempo pada transaksi TFP cenderung pendek - rata-rata kurang dari 180 hari - paparan TFP dapat berputar (digunakan kembali) sebelum satu tahun. Selain itu, TFP mendistribusikan paparan resiko kepada beragam mitra, sehingga memberikan manfaat bagi sumberdaya keuangannya. Hal ini menjelaskan mengapa paparan TFP dari 2009-2012 secara keseluruhan lebih besar dari batas $1 miliar tersebut, namun tidak melampaui batas tersebut pada satu waktu tertentu.