Indonesia: Rencana Operasi Bisnis Negara (2015-2017)

Institutional Document | Agustus 2015

Program bantuan pinjaman untuk 2015-2017 sejalan dengan prioritas yang ditetapkan dalam strategi kemitraan negara (Country Partnership Strategy, CPS) 2012-2014, dan CPS sementara tahun 2015. Program tersebut juga selaras dengan prioritas yang ditetapkan Pemerintah Indonesia untuk pinjaman asing di bawah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Instrumen-instrumen bantuan baru, yang disesuaikan dengan kebutuhan peminjam berpendapatan menengah, diperkenalkan dalam rencana operasional bisnis di tingkat negara. Hal tersebut termasuk penggunaan operasi pinjaman berbasis hasil untuk mendukung program-program infrastruktur besar, dan pinjaman langsung ke badan usaha milik negara dengan jaminan pemerintah.

Dalam periode 2015-2017, fokus program pinjaman pemerintah dalam mendukung penguatan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan secara lingkungan adalah (i) pembangunan infrastruktur, (ii) pembangunan manusia, dan (iii) kebijakan ekonomi yang memberdayakan. Operasi-operasi sektor swasta ADB akan terus mengembangkan infrastruktur dan lembaga-lembaga keuangan, dan terlibat dalam pengembangan pasar modal. Prioritas pembiayaan untuk operasi potensial di sektor swasta mencakup (i) energi terbarukan dan infrastruktur gas, (ii) kesehatan dan pendidikan, dan (iii) keuangan dan sektor usaha inklusif.

Contents 

  • Konsistensi Rencana Bisnis dengan Strategi Kemitraan Negara
  • Parameter Sumber Daya Indikatif 
  • Ringkasan Perubahan Program Pinjaman dan Non-Pinjaman
  • Lampiran

Additional Details

Type
Series
Countries
  • Indonesia

Subscribe to our monthly digest of latest ADB publications.

Follow ADB Publications on social media.