Indonesia: Ekonomi

Menguatnya belanja sektor swasta membantu pertumbuhan GDP menjadi 5,0% pada 2016, bahkan di saat investasi melemah. Inflasi telah berkurang, dan defisit transaksi berjalan berkurang. Kembali meningkatnya investasi dan perdagangan eksternal diperkirakan akan mendorong pertumbuhan tahun ini dan tahun depan, di tengah inflasi yang meninggi dan defisit transaksi berjalan yang berkurang. Selain upaya pembangunan infrastruktur dan reformasi struktural, mengatasi kesenjangan keahlian adalah langkah penting yang harus diambil untuk menjaga pertumbuhan dalam jangka pendek dan panjang. Baca selengkapnya di Asian Development Outlook 2017


Proyeksi ekonomi untuk negara-negara Asia Tenggara

Negara-negara Asia Tenggara 2017 2018
Brunei Darussalam 1.0 2.5
Kamboja 7.1 7.1
Indonesia 5.1 5.3
Rep. Dem. Rakyat Lao 6.9 7.0
Malaysia 4.4 4.6
Myanmar 7.7 8.0
Filipina 6.4 6.6
Singapura 2.2 2.3
Thailand 3.5 3.6
Viet Nam 6.5 6.7
Rata-rata 4.8 5.0
Negara-negara Asia Tenggara 2017 2018
Brunei Darussalam 0.1 0.1
Kamboja 3.4 3.5
Indonesia 4.3 4.5
Rep. Dem. Rakyat Lao 2.5 3.0
Malaysia 3.3 2.7
Myanmar 7.0 7.5
Filipina 3.5 3.7
Singapura 1.0 1.5
Thailand 1.8 2.0
Viet Nam 4.0 5.0
Rata-rata 3.3 3.5
Negara-negara Asia Tenggara 2017 2018
Brunei Darussalam 5.3 5.5
Kamboja -9.4 -9.0
Indonesia -1.7 -1.6
Rep. Dem. Rakyat Lao -19.0 -20.0
Malaysia 1.8 2.0
Myanmar -8.0 -8.0
Filipina 0.2 0.5
Singapura 19.5 19.8
Thailand 9.0 7.0
Viet Nam 2.0 2.5
Rata-rata 3.1 3.0

Sumber : Asian Development Outlook 2017