JAKARTA, INDONESIA (27 Maret 2024) — Asian Development Bank (ADB) dan Pemerintah Indonesia memperkenalkan Master Plan Keanekaragaman Hayati untuk ibu kota baru, Nusantara. Master plan tersebut akan memandu Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam menetapkan arah kebijakan, program, dan target untuk melindungi keanekaragaman hayati selama 5 tahun ke depan.

Nusantara berada di Pulau Kalimantan, salah satu dari beberapa tempat terkaya di dunia dalam hal keanekaragaman hayati, dengan tingkat keragaman dan endemi yang tinggi. Pulau ini memiliki setidaknya 3.800 spesies flora dan fauna dalam jarak 50 kilometer dari lokasi ibu kota baru.

Master plan tersebut menjabarkan sejumlah langkah, seperti pelestarian habitat, perlindungan spesies, upaya restorasi, dan pelibatan masyarakat untuk mempromosikan praktik-praktik pengelolaan yang berkelanjutan. Master plan ini juga ditujukan untuk mengatasi ancaman terhadap keanekaragaman hayati, memitigasi dampak, serta memperkuat ketangguhan ekosistem, dengan tujuan akhir memastikan kesehatan dan keberlanjutan jangka panjang lingkungan.

“ADB senang bisa bermitra dengan OIKN dalam mengembangkan Master Plan Keanekaragaman Hayati ini," kata Renadi Budiman, Deputi Direktur ADB untuk Indonesia. “Kami sangat menghargai visi Nusantara untuk menjadi kota hutan berkelanjutan yang hidup selaras dengan alam. Master plan ini melengkapi dukungan sebelumnya dari ADB bagi pengembangan Strategi Emisi Bersih Nol yang diluncurkan pada 2023 dan strategi kontribusi Nusantara bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG/Sustainable Development Goals) yang diluncurkan pada Februari 2024.”

“Master plan ini menekankan komitmen kami dalam melindungi dan mengelola keanekaragaman hayati, berkontribusi bagi upaya konservasi di dunia, dan mencapai kondisi yang positif bagi alam pada 2030,” kata Kepala OIKN Bambang Susantono. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat, terutama ADB dan Pemerintah Australia, atas dukungan yang sangat berharga bagi upaya ini.”

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Internasional (Department of Foreign Affairs and International Trade) Australia memberikan dukungan keuangan, yang dikelola oleh ADB, untuk pengembangan Master Plan Keanekaragaman Hayati ini.

OIKN dibentuk pada Maret 2022 sebagai lembaga tingkat menteri yang kedudukannya langsung di bawah Presiden Indonesia. Otorita ini bertanggung jawab melaksanakan perencanaan dan pembangunan ibu kota baru, mengawasi peralihan pemerintah ke ibu kota baru dan, pada akhirnya, akan menjadi pengelola kota tersebut.

ADB berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada 1966, ADB dimiliki oleh 68 anggota—49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.

Media Contact